Peran Teknologi Informasi dan Telekomunikasi dalam Pemberdayaan Wanita

Diposkan oleh Penilai Artikel

Peran Teknologi Informasi dan Telekomunikasi dalam Pemberdayaan Wanita

Kita yang hidup pada jaman ini tentu tidak asing lagi dengan istilah teknologi informasi dan telekomunikasi. Seperti kita tahu istilah teknologi informasi dan telekomunikasi mulai populer di akhir tahun 70-an. Teknologi informasi dan komunikasi sering didefinisikan sebagai teknologi pengolahan dan penyebaran data menggunakan perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software).

A. Penerapan Teknologi Informasi & Telekomunikasi

Peningkatan kualitas hidup semakin menuntut manusia untuk melakukan berbagai aktifitas yang dibutukan dengan mengoptimalkan sumber daya yang dimilikinya. Teknologi Informasi dan Komunikasi yang perkembangannya begitu cepat secara tidak langsung mengharuskan manusia untuk beradaptasi serta menggunakannya dalam aktivitasnya.

Beberapa penerapan dari teknologi informasi dan komunikasi antara lain dapat kita kelompokkan dalam bidang-bidang sebagai berikut:

1. Dalam Pemerintahan
Efektifitas dalam pelayanan publik oleh pemerintah mengharuskan pemerintah mengambil langkah-langkah dan kebijakan untuk makin meningkatkan kualitas pelayanannya. Efisiensi waktu dan biaya menyebabkan pihak pemerintah merasa perlu menerapkan teknologi informasi dalam lingkungan kerja. Penerapan teknologi informasi dan komunikasi dalam pemerintahan dalam berbagai bidang sekarang ini telah banyak dikenal, misalkan dengan istilah E-Governance yang dilakukan untuk mendukung program Good Governance atau pemerintahan yang baik.

2. Dalam Bisnis dan Perusahaan
Kebutuhan efisiensi waktu dan biaya menyebabkan setiap pelaku usaha merasa perlu menerapkan teknologi informasi dalam lingkungan kerja. Penerapan Teknologi Informasi dan Komunikasi menyebabkan perubahan bada kebiasaan kerja. Selain itu Teknologi Informasi dan Komunikasi dimanfaatkan untuk perdagangan secara elektronik atau dikenal sebagai E-Commerce. E-Commerce adalah perdagangan menggunakan jaringan komunikasi internet.

3. Dalam Dunia Perbankan
Dalam dunia perbankan Teknologi Informasi dan Komunikasi adalah diterapkannya transaksi perbankan lewat internet atau dikenal dengan Internet Banking. Beberapa transaksi yang dapat dilakukan melalui Internet Banking antara lain transfer uang, pengecekan saldo, pemindahbukuan, pembayaran tagihan, dan informasi rekening.

4. Dalam Dunia Pendidikan
Teknologi pembelajaran terus mengalami perkembangan seirng perkembangan zaman. Dalam pelaksanaan pembelajaran sehari-hari sering dijumpai kombinasi teknologi audio/data, video/data, audio/video, dan internet. Internet merupakan alat komunikasi yang murah dimana memungkinkan terjadinya interaksi antara dua orang atau lebih. Kemampuan dan karakteristik internet memungkinkan terjadinya proses belajar mengajar jarak jauh (E-Learning) menjadi ebih efektif dan efisien sehingga dapat diperoleh hasil yang lebih baik.

5. Dalam Dunia Kesehatan
Dalam bidang kesehatan, peranan teknologi informasi misalnya dapat kita temukan pada sistem berbasis kartu cerdas (smart card) dapat digunakan juru medis untuk mengetahui riwayat penyakit pasien yang datang ke rumah sakit karena dalam kartu tersebut para juru medis dapat mengetahui riwayat penyakit pasien. Contoh lain diantaranya yaitu digunakannya robot untuk membantu proses operasi pembedahan serta penggunaan komputer hasil pencitraan tiga dimensi untuk menunjukkan letak tumor dalam tubuh pasien, dan contoh-contoh lain.

B. Teknologi Informasi & Telekomunikasi dalam Kaitannya dengan Kehidupan Wanita

Saat ini teknologi informasi dan komunikasi merupakan elemen penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Peranan teknologi informasi pada aktivitas manusia pada saat ini memang begitu besar. Teknologi informasi telah menjadi fasilitas urgen bagi kegiatan berbagai sektor kehidupan yang mana memberikan andil besar terhadap perubahan –perubahan yang mendasar pada struktur operasi dan manajemen organisasi, pendidikan, trasportasi, kesehatan dan penelitian. Oleh karena itu sangatlah penting peningkatan kemampuan sumber daya manusia (SDM) baik pria maupun wanita dalam bidang teknologi informasi, mulai dari keterampilan dan pengetahuan, pengoperasian, perawatan dan pengawasan, serta peningkatan kemampuan TIK.

Sebagai contoh saya cuplikkan pendapat ahli tentang peran penting teknologi dalam bidang pendidikan. Bahwa teknologi dapat meningkatkan kualitas dan jangkauan bila digunakan secara bijak untuk pendidikan dan latihan, dan mempunyai arti yang sangat penting bagi kesejahteraan ekonomi (Tony Bates, 1995). Sedangkan Alisjahbana I. (1966) mengemukakan bahwa pendekatan pendidikan dan pelatihan nantinya akan bersifat “Saat itu juga (Just on Time)”. Hal itu dapat kita simpulkan bahwa pada era sekarang ini teknologi memiliki peran yang vital dalam kehidupan, kemudian kecepatan suatu informasi adalah sangat penting artinya dalam bidang pendidikan, bahkan pada bidang lain. Kecepatan informasi sudah barang tentu didukung oleh peningkatan kualitas teknologi informasi dan sekaligus pengoperasiannya oleh manusia itu sendiri.

Seperti sudah kita lihat diatas, bahwa peranan teknologi informasi telah menjadi sangat penting artinya bagi kita. Wanita sebagai salah satu elemen penting dalam kehidupan juga ikut memiliki peran dalam dunia teknologi dan komunikasi, entah itu sebagai pengguna maupun lebih jauh lagi sebagai pengembang. Seiring dengan perkembangan jaman peran wanita dalam kehidupan semakin kompleks dan penting, ketika dulu wanita dikenal hanya sebagai konco wingking (dalam bahasa Jawa yang berarti teman dibelakang atau teman dirumah saja) namun kini pada perkembangannya wanita telah muncul menjadi sosok penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Lihat saja posisi-posisi penting dalam berbagai bidang yang kini telah banyak dipegang oleh wanita, mulai dari pemerintahan, perusahaan, organisasi, dan lain sebagainya yang mana kesemuanya itu sudah barang tentu mengharuskan wanita untuk mengikuti perkembangan teknologi dan informasi. Selain peran aktif wanita tersebut, peran wanita dalam perkembangan teknologi juga muncul dari fitrahnya, misalkan dalam hal perkembangan alat-alat kedokteran maupun dalam bidang kesehatan umum serta dalam hal persalinan dimana sekarang ini telah dikembangkan teknologi sedemikian rupa untuk makin meningkatkan kualitas pelayanannya bagi wanita.

Peran wanita dalam kehidupan yang makin kompleks tersebut sudah barang tentu harus diikuti pula dengan kemampuan wanita untuk beradaptasi dengan kebutuhannya, diantaranya yaitu kemampuan untuk menggunakan berbagai perangkat teknologi informasi. Keberadaan seorang wanita jika kita lihat peranannya dalam keluarga yaitu sebagai seorang anak (ketika masih kecil), kemudian menjadi seorang istri dan ibu (ketika telah dewasa) juga telah ikut mendorong pengembangan teknologi informasi.

Ketika seorang wanita masih kecil/anak-anak dia akan mengenal dunia luar, dan dengan teknologi yang makin canggih dia akan mampu mengetahui hal yang lebih banyak yang mungkin belum diketahui oleh orang tuanya, disinilah dia dapat berperan dalam pemberian informasi bagi keluarganya. Kemudian pada wanita yang telah dewasa, dimana dia menjadi seorang istri dan ibu bagi anak-anaknya, peranannya sebagai wanita juga makin besar, selain menjadi pendamping suami dia juga berperan sebagai guru pertama bagi anak-anaknya. Dia menjadi orang yang akan selalu ditanya pertama kali oleh buah hatinya, disinilah pentingnya pengetahuan wanita untuk mencerdaskan keluarga, dan sekali lagi peranan teknologi informasi akan sangat mendukung peran wanita dalam mencerdaskan keluarganya.

Peranan teknologi informasi dan komunikasi dalam kehidupan wanita tidak sebatas pada tataran wanita sebagai pengguna maupun sebagai obyek dari pengembangan teknologi, namun lebih dari itu wanita telah berkembang menjadi subyek dari perkembangan teknologi informasi. Sebut saja sekarang ini telah banyak wanita yang mahir menggunakan perangkat teknologi informasi dalam pekerjaannya, misal sebagai pegawai bank, pegawai rumah sakit, pebisnis online, maupun sebatas sebagai pengguna (user) komputer maupun perangkat mobile lain yang telah menggunakan kecanggihan teknologi informasi.

Jaman dulu wanita dikenal tidak bisa menyampaikan aspirasinya, wanita kurang mendapat pendidikan, dan wanita yang tak mengenal teknologi infornasi dan komunikasi, hal itu sebenarnya bukan berarti wanita tak bisa berbuat apa-apa, akan tetapi keadaanlah yang membuat wanita tak bisa untuk berbuat apa-apa. Wanita zaman dahulu sangat sulit berkembang karena sistemlah yang membatasinya.

Dengan makin berkembangnya tingkat pendidikan wanita, salahsatunya berkat jasa-jasa yang dilakukan oleh R.A Kartini, kini wanita jaman sekarang bisa memperoleh kehidupan yang lebih baik, dan posisinya disejajarkan dengan kaum pria dalam berbagai bidang. Sekarang wanita sudah bisa menyampaikan aspirasinya (misal sebagai anggota masyarakat maupun lebih jauh lagi sebagai wakil rakyat di DPR), kemudian sekarang wanita bebas memperoleh pendidikan yang layak dan pada akhirnya perkembangannya wanita menjadi makin pintar dan makin mengenal teknologi informasi dan komunikasi (hal itu terlihat dari makin banyaknya tenaga ahli wanita), seperti wanita yang bekerja sebagai operator peralatan canggih di perusahaan maupun pemerintahan dan organisasi, wanita sebagai programmer, network administrator, design grafis, internet marketer, hingga astronot wanita dan masih banyak profesi lainnya, selain itu dari sisi sebagai pengguna saat ini wanita juga makin menguasai perangkat canggih teknologi informasi seperti komputer dan gadget canggih lainnya. Itu adalah sedikit contoh dan bukti bahwa wanita telah berkembang maju dalam hal teknologi informasi.

C. Masalah Dan Hambatan Dalam Penggunaan Teknologi Informasi

Seperti teknologi lain, teknologi informasi juga hadir dengan berbagai permasalahannya, tidak luput pula bagi wanita. Selain membawa banyak potensi manfaat, kehadiran teknologi informasi juga dapat membawa masalah, saya contohkan adalah pada internet.

Penyebaran informasi yang tidak mungkin terkendalikan telah membuka akses terhadap informasi yang tidak bermanfaat dan merusak moral, dan lebih parah lagi wanita sering menjadi obyek penyalahgunaan tersebut misalkan pada promosi online dengan obyek gambar dan video seorang wanita b*g*l, ataupun lebih parah lagi ada bisnis diinternet yang sengaja menjual ke-erot*san wanita sebagai penarik kunjungan ke suatu situs internet. Contoh tersebut adalah tragis sekali dan seolah-olah memposisikan wanita hanya sebagai obyek dari suatu bisnis.

Masalah lain yang muncul dari media internet dengan memanfaatkan wanita sebagai obyeknya adalah bahwa hal itu dapat merusak moral, dimana sekarang ini internet telah menjadi komoditas yang dapat diakses oleh orang dari berbagai golongan dan oleh kalangan semua umur (baik dewasa maupun anak-anak) maka hal-hal negatif seperti sudah saya katakan diatas dapat mudah saja diakses oleh mereka yang belum seharusnya mengaksesnya.

Selain contoh masalah diatas, perkembangan teknologi informasi bagi wanita juga masih memiliki beberapa hambatan atau kendala, diantaranya yaitu adanya kecenderungan dimana wanita belum mau menekuni pekerjaan yang didominasi oleh pria, misal dalam pekerjaan yang melibatkan teknologi informasi dalam relevansinya. Hal itu tidak semata-mata dipengaruhi oleh keterbatasan lapangan kerja namun juga dipengaruhi oleh masih minimnya jumlah wanita dengan kemampuan tinggi dalam bidang tersebut, hal itulah yang menjadi tantangan kedepan bagi wanita. Selain itu dibeberapa daerah ternyata masih ada juga tradisi yang seolah men-tabu-kan wanita jika harus bekerja pada posisi seperti pria.

D. Kesimpulan dan Saran

Semakin cepatnya perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi menuntut manusia untuk mencoba membuat perubahan dalam kehidupannya yang tujuannya adalah mendapatkan hasil maupun kondisi yang terbaik yang dapat dicapai. Wanita sebagai element penting dari suatu bangsa memiliki tugas penting dalam kehidupannya, selain peranannya dalam rumah tangga wanita juga harus aktif dalam kehidupan sosial. Kehidupan sosial wanita sekarang ini tidak dapat lepas dari yang namanya teknologi informasi. Kemudian dalam kehidupan keluarga dimana mereka selain memiliki tugas mengabdi pada suaminya, mereka juga yang mengenalkan dunia pada anak-anaknya. Mereka juga harus bisa survive dalam kehidupan dalam mewujudkan kehidupan yang lebih baik.

Banyaknya sektor kehidupan yang ada diharapkan membuka inovasi baru bagi kita untuk menciptakan sesuatu yang baru untuk kemajuan peradaban manusia. Wanita sebagai seorang anak maupun wanita sebagai seorang ibu sudah barang tentu harus memiliki inovasi dalam meningkatkan kualitas keluarganya. Salah satu media yang saat ini menjadi penting untuk diketahui dalam tiap-tiap keluarga adalah bidang teknologi informasi. Seorang wanita sesuai perkembangan jaman sudah seharusnya melek teknologi, selain penting bagi dirinya sendiri hal itu kelak juga akan penting bagi keluarga dan anak-anaknya kelak. Peranan seorang wanita sebagai guru pertama bagi anak-naknya harus mampu mengakomodir kebutuhan pengetahuan anak-anaknya terkait dengan perkembangan dunia, dimana perkembangan dunia dalam berbagai bidang tersebut akan sangat efektif diikuti dengan mengandalkan perkembangan teknologi informasi, disinilah salahsatu peran wanita untuk mengenalkan dunia teknologi informasi bagi keluarga dan anak-anaknya.

Selain mengenalkan dunia dengan teknologi dan informasi, wanita juga memiliki naluri sebagai seorang ibu, yang mana sudah barang tentu menginginkan yang terbaik bagi buah hatinya. Semua informasi yang ada dari luar sudah barang tentu akan difilter oleh seorang wanita, mana yang baik untuk diberikan pada anak dan keluarganya serta mana yang tidak baik tentu akan menjadi prioritas seorang wanita. Inilah salahsatu keunggulan wanita sebagai guru pertama bagi anak-anaknya.

Akhir kata saya sebagai seorang wanita hanya bisa sampaikan, marilah kita berusaha untuk selalu mengikuti perkembangan teknologi dan informasi agar kita makin unggul dan survive. Selain penting bagi kehidupan kita sendiri hal itu juga akan penting bagi keluarga kita dan anak-anak kita kelak, karena kitalah yang akan membimbing mereka untuk pertama kali. Kita juga harus mampu menjadi filter atau penyaring informasi yang baik, kita harus jeli melihat mana yang baik untuk kita dan keluarga sekaligus menghindarkan dari hal-hal buruk efek teknologi informasi yang dapat merusak mental maupun spiritual.

***

Peran Teknologi Informasi dan Telekomunikasi dalam Pemberdayaan Wanita


Description: Peran Teknologi Informasi dan Telekomunikasi dalam Pemberdayaan Wanita Rating: 4.5 Reviewer: Penilai Artikel - ItemReviewed: Peran Teknologi Informasi dan Telekomunikasi dalam Pemberdayaan Wanita

{ 1 komentar... read them below or add one }

warta solusi mengatakan...

Boz, gmn cara pasang iklan?
Riza, 0857 4194 1815

Poskan Komentar

Persiapan perjalanan Backpacker Keliling Nusantara & Asia